|
||||
| Konggres Anti-Zionis, Kelanjutan GMJ |
|
Rapat ini dihadiri perwakilan dari AqsA Working Group(AWG), Mer-C, VOP, Dewan Dakwah Indonesia, FIM(Forum Muda Indonesia). Kongres ini penting minimal untuk publik Indonesia, di konstitusi kita anti penjajahan tetapi bisnis zionis tetap jalan di Indonesia, banyak aparat pemerintah kita secara tidak sadar mendukung di publik tentang solusi dua negara (two state solution), berdarkan 1967, artinya mendukung Palestina merdeka dengan tembok pemisah ala nazi, dengan tanah tinggal 12 persen dari keseluruhan tanah Palestina. Tutur dr. Joserizal. Jika kita mengecam dan menuntut pembubaran gerakan zionis sama artinya kita menyelesaikan akar masalah dunia termasuk masalah Indonesia. Kita menuntut pembubaran gerakan zionis sebagai “common enemy” rakyat dunia termasuk di Indonesia, pembacaan problem harus tepat dan sampai pada akarnya. Tema pemaham zionis masih perlu dikaji secara ilmiah dan dilakukan dari berbagai sudut, hasilnya harus di solialiskaan kepada masyaralat Indonesia. Banyak masyarakat masih kurang paham apa beda zionis dan yahudi. Prolem zionis ini tidak hanya problem umat Islam karena zionis ibarat kanker telah menyebarlan penyakit merusak tatanam alam semesta dan dunia. Zionis harus menjadi musuh rakyat Indonesia. Gejala ini menurut dr, Joserizal harus cepat diantisipasi, jika kita membantu rakyat Palestina, banyak ungkapan negatif yang di tebarkan media zionis. “Untuk apa bantu Palestina, Indonesia masih banyak masalah, Israel punya hak tanah di Palestina, sudahlah biar Palestina sendiri yang menyelesaikan, kita tidak usah ikut campur, buka saja hubungan diplomatik dengan Israel kalau sama-sama menguntungkan, selesaikan problem Palestina-Israel sesuai perjanjian 1967, selesaikan dengan “two state solution”, ada lagi pejabat bilang, sudahlah, berdamai saja, ini masalahnya Hamas kelompok garis geras ingin mendirikan negara Islam.” Bentuk-bentuk ungkapan ini menurut pengamatan Ir, Mujtahid dari VOP(Voice of Palestine) sengaja di ciptakan oleh media meanstream (media arus utama), seperti FOX, Guardion, CNN, Reuter, disebarkan ke seluruh media di dunia tidak terkecuali media di Indonesia, kita bisa mengetahui dengan mudah berita dari Palestina di kutip dari media meantrem tadi. Inilah bentuk propaganda yang dipompakan oleh zionis sejak lama dan mencuci otak kalangan jurnalis dan pembaca di seluruh dunia termasuk Indonesia. |




VOP Online-Setelah acara GMJ selesai, seluruh peserta panitia GMJ Indonesia mengadakan rapat di kantor MER-C, 11/4 kelanjutan dari kegiatan GMJ.Tercetuslah ide membuat sebuah Kongres Anti-Zionis, yang pelaksanaanya masih tentatif.