ismail-radwanOrganisasi senior gerakan perlawanan Islam Palestina, Hamas mengatakan, Palestina membutuhkan dukungan Iran. Hal ini diungkapkan oleh Ismail Radwan, salah satu pejabat senior Hamas, Sabtu (1/10) malam dalam wawancara dengan stasiun televisi Al Mayadeen.

Seperti yang dikutip IRNA (1/10), Ismail Radwan menegaskan berlanjutnya hubungan antara kelompok-kelompok perlawanan Palestina dengan Republik Islam Iran adalah sebuah keniscayaan. Untuk mewujudkan cita-citanya, rakyat Palestina membutuhkan pengokohan hubungan ini.

Menurut Ismail Radwan, Hamas secara administratif dan struktur organisasi tidak terkait dengan Ikhwanul Muslimin, dan perang kekuasaan serta konflik internal di antara petinggi Hamas tidak pernah ada.

Pejabat senior Hamas itu menjelaskan bahwa pemilu di internal Hamas tidak dipengaruhi intervensi pihak-pihak asing atau kawasan.

“Hingga kini belum ada seorangpun yang mengumumkan pencalonan dirinya untuk menjadi pemimpin Hamas,” ujar Radwan.

Setiap pemilu, katanya, harus disepakati oleh semua kelompok, ketakutan atas kemenangan Hamas dalam pemilu dewan, tekanan asing dan konflik internal di tubuh gerakan Fatah, menjadi alasan utama tertundanya pemilu.

Ismail Radwan menerangkan, Hamas mengajak seluruh pihak untuk bersikap moderat daripada mengedepankan kekerasan dan ekstremisme agama.

Terkait rekonsiliasi di antara kelompok-kelompok Palestina, Radwan menuturkan, Khaled Meshaal, Kepala Biro Politik Hamas mendesak rekonsiliasi kelompok-kelompok Palestina.

Pada saat yang sama, kepada seluruh kelompok Palestina, Khaled Meshaal mengatakan, Hamas siap untuk memilih satu orang pemimpin bagi Intifada Al Quds. (HS)

Leave a Reply

WordPress spam blocked by CleanTalk.