zahra-speech

Siapa yang tidak kenal Imam Khomeini? Beliau adalah seorang pencetus revolusi Islam sekaligus pendiri Republik Islam Iran yang terkenal dengan konsistensinya menentang Israel dan aliansinya hingga akhir hayatnya.

Sejak 50 tahun yang lalu, yakni 10 tahun sebelum kemenangan besar revolusi Islam Iran, Imam Khomeini sudah memperingatkan masyarakat dunia akan bahaya “kanker” bernama Israel ini. Israel adalah sumber kerusakan dunia yang sengaja ditumbuhkan di jantung negara-negara Islam dengan dukungan negara adikuasa, termasuk melalui Deklarasi Balfour 2017.

Dalam berbagai kesempatan, sang Imam selalu mengobarkan semangat persatuan untuk melawan Israel dan mendukung berbagai upaya untuk mengembalikan hak-hak bangsa Palestina.

Api semangat inilah yang kini terus dikobarkan oleh putrinya, Dr. Zahra Musthafavi Khomeini. Melalui aktivitasnya di NGO’s Forum on defending Palestinian Rights, ia melanjutkan perjuangan mendiang ayahnya mengajak seluruh Negara-negara Islam dan elemen kemanusiaan dunia untuk bersatu dan bekerja sama melawan Zionis Israel dan aliansinya, serta tidak terjebak strategi adu domba yang digunakan Israel untuk melemahkan negara-negara Islam.

Dalam Konferensi Internasional Palestina yang diselenggarakan oleh Voice of Palestine, Mer-C, dan International Union of NGO’s di Gedung DPR/MPR pada tanggal 7 Desember 2017, Dr. Zahra kembali memanggil seluruh elemen masyarakat dunia termasuk rakyat Indonesia untuk bersatu dalam memperjuangkan kemerdekaan rakyat Palestina.

Sebagai Sekeretaris Jendral Asosiasi Internasional Lembaga-Lembaga Swadaya Masyarakat Pejuang Hak-Hak Rakyat Palestina, ia menyatakan kesiapan asosiasinya menerima lembaga-lembaga pro Palestina untuk bergabung menjadi anggota baru dalam satu misi kemanusiaan melawan zionisme Israel.

Ada harapan yang terpancar dalam dirinya kelak dunia akan menyaksikan kebebasan Al-Quds dan bangsa Palestina memiliki kepemilikan dan kedaulatan penuh atas seluruh tanah negaranya. Tentu harapan ini tidak akan terealisasi tanpa kerja keras secara bersama-sama antara kita dan bangsa Palestina, baik yang ada di dalam negeri ataupun yang berada di penampungan-penampungan di beberapa negara.

Comments are closed.