|
Source: admin
|
|
Tuesday, 01 June 2010 |
|
 

Voice of Palestine mengutuk keras atas kekejaman Israel yang telah menyerang kapal kemanusiaan yang bergerak menuju Gaza. Sebagai bentuk keprihatinan atas peristiwa ini, pada hari Senin 31 Mei 2010 VOP mengadakan demo di depan Kedutaan AS di Jakarta. VOP meneriakkan kepada Amerika sebagai sekutu dekat Israel untuk bertindak tegas terhadap segala bentuk kebiadaban yang dilakukan Israel, seperti yang pernah dijanjikan Obama ketika diangkat sebagai presiden.
Sampai berita ini diturunkan serangan itu telah memakan 1 orang korban dari Indonesia. Pihak VOP berdoa supaya kawan-kawan dalam rombongan kapal tersebut tetap diberi kesabaran dan bersemangat meneruskan misi suci kemanusiaan. Peristiwa ini telah menjadi bukti nyata untuk kesekian kalinya bahwa Israel adalah benar-benar "The Real Terrorist!".
Untuk menyemangati dan terus mendukung misi kemanusiaan ini, VOP mengajak kepada masyarakat luas untuk kembali berdemo di depan kedutaan AS di Jakarta pada hari Rabu 2 Juni 2010 jam 13.00 WIB Mari bergabung menyuarakan kebenaran dan anti penjajahan di muka bumi ini! |
|
|
Kabar Terakhir dari Twitter |
|
Source: irman
|
|
Monday, 31 May 2010 |
|
1. 6 kapal yang tersisa dari Armada Kebebasan dibajak dan dipaksa oleh Israel untuk berlayar ke Ashdod dan Haifa. 2. Aktivis yang terluka dilaporkan dibawa ke rumah sakit di Te Aviv dan Rambam. 3. Ribuan warga Turki berunjuk rasa di depan konsulat Israel. 4. Propaganda Israel menyatakan bahwa pasukan khusus mereka diserang terlebih dahulu dengan pisau dan kayu (pisau + kayu vs senjata otomatis!!!!) ini tidak benar. pasukan komando Israel menembak begitu kaki mereka menginjak deck kapal Mavi Marmara. |
|
|
Israel Serang Kapal Sipil, Tembaki Aktivis |
|
Source: irman
|
|
Monday, 31 May 2010 |
|
Dalam kegelapan dini hari, pasukan komando Israel turun dari sebuah helikopter ke kapal penumpang Turki, Mavi Marmara, dan mulai menembak sesaat setelah kaki mereka menyentuh deck kapal. Mereka langsung menembak ke arah kerumunan aktivis warga sipil yang tertidur. Demikian laporan menurut video streaming dari kapal itu.
Hingga kini dilaporkan 19 aktivis syahid, dan ratusan lainnya luka-luka. Belum ada konfirmasi lanjutan tentang lima kapal lainnya. Israel mengatakan mereka telah mengambil alih kapal itu.
Serangan itu terjadi di wilayah perairan internasional, yakni 75 mil lepas pantai Israel. Jelas ini pelanggaran pelanggaran langsung Israel terhadap hukum internasional.
|
|
|
Berita dari Armada Kebebasan: “Kami Mendapat Kendala dari Siprus” |
|
Source: irman
|
|
Sunday, 30 May 2010 |
|
Setelah tekanan luar biasa dari Siprus-Yunani, yang mengingkari perjanjian mereka dengan kami (lihat sini), kami terpaksa membawa anggota parlemen dan aktivis kami ke Famagusta kemarin, di sisi Turki dari Siprus.
Kami menghabiskan sepanjang hari untuk pergi dari satu pelabuhan ke pelabuhan lain, seraya terus dikelilingi oleh helikopter dan polisi. Jelas kesepakatan kami dengan para pejabat Siprus telah dibatalkan sepihak, dan akhirnya kami menjadi pion dalam sebuah opera sabun politik.
|
|
Read more...
|
|
|
|
<< Start < Prev 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 Next > End >>
|