deklarasi-balfourPalestina adalah sebuah negara di zaman now yang masih hidup di bawah penjajahan bangsa lain, yaitu Israel. Dan sampai hari ini, tidak ada sikap lain dari pemerintah dan rakyat Indonesia, selain terus berperan aktif mewujudkan dunia yang bebas dari penjajahan dan penindasan, termasuk mengupayakan kemerdekaan bagi bangsa Palestina.

Berkaitan dengan hal inilah, Voice of Palestine Indonesia kembali mengadakan konferensi internasional untuk menegaskan kembali dukungan rakyat Indonesia terhadap kemerdekaan Palestina yang tidak pernah berhenti. Konferensi dengan tema “Balfour Declaration, 100 years Zionist Colonialisation, 100 Years of Resistance” ini rencananya akan digelar di Gedung DPR sebagai representasi suara rakyat Indonesia pada tanggal 7-8 Desember 2017.

Mengapa mengangkat tema Deklarasi Balfour? Karena hal ini untuk mengingatkan kepada kita akan sebuah sejarah persekongkolan besar di masa lalu yang berujung pada tragedi bangsa Palestina sampai hari ini.

Sejarah berbicara, kuatnya Israel bercokol di tanah Palestina tidak lepas dari dukungan negara-negara superpower seperti Amerika Serikat dan Inggris. Bentuk dukungan mereka telah dimulai melalui Deklarasi Balfour November tahun 1917 yang lalu.

Deklarasi Balfour muncul dan disepakati saat perang Dunia I (1914-1918) berlangsung. Perjanjian itu merupakan bagian dari kerangka mandat pemerintah Inggris untuk Palestina yang baru direbut Kekaisaran Ottoman.

Mandat tersebut mewajibkan negara yang kalah dalam perang, yaitu Jerman, Austria-Hungaria, dan Kekaisaran Ottoman memberikan seluruh kekuasaan wilayahnya kepada para pemenang, yakni Inggris dan sejumlah negara sekutu lainnya, seperti Perancis dan Italia.

Sejak mandat berlaku, Inggris mulai memfasilitasi perpindahan kaum Yahudi Eropa ke Palestina. Sebagaimana dilansir Al Jazeera, populasi Yahudi antara tahun 1922-1935 meningkat sembilan persen menjadi hampir 27 persen dari total populasi di Palestina.

Sejak itu, pendudukan Israel di wilayah itu pun terus meluas hingga hanya menyisakan Tepi Barat dan Jalur Gaza bagi warga Palestina.

Konferensi yang akan diselenggarakan oleh Voice of Palestine Indonesia ini adalah sebuah warning sejarah untuk mengingatkan kembali bahwa pendudukan Palestina oleh Israel yang telah berlangsung beberapa generasi ini bukan hanya dilakukan oleh Israel an sich. Tetapi didukung oleh persengkongkolan jahat negara-negara Sekutu yang telah dimulai dari 100 tahun yang lalu.

Karena itu, melalui konferensi ini, dunia harus diingatkan kembali bahwa untuk mewujudkan Palestina merdeka, tidak cukup hanya mendesak Israel angkat kaki dari Palestina, tapi  juga mendesak para negara-negara Sekutu yang dulu telah memfasilitasinya untuk mencabut dukungan mereka pada Deklarasi Balfour.

Comments are closed.