musisi-waap

VOP Online – Voice of Palestina (VOP) bersama Grup Band ELKA dan 10 Band lainnya akan merilis album kompilasi tentang perjuangan rakyat Palestina. Album yang diberi nama We Are All Palestinians akan diproduksi selama bulan Ramadhan ini dan akan dirilis ke publik setelah lebaran idul fitri yang akan datang. Hal ini disampaikan oleh Mujtahed Hashem selaku Direktur Voice of Palestine saat buka puasa bersama dengan seluruh grup band yang tergabung dalam album kompilasi tersebut di Jakarta (13/08). Hadir dalam dalam acara tersebut hampir seluruh grup band dan juga Sayuti Asyathri, mantan politikus PAN yang sekarang menjadi Presiden Partai Demokrasi Kebangsaan (PDK).

Menurut Mujtahed Hashem, ini merupakan bentuk apresiasi masyarakat terhadap Palestina. “Kita mengapresiasi semua elemen masyarakat untuk menyuarakan Palestina, tidak terkecuali para musisi muda di Indonesia,” ungkapnya. Dalam kesempatan itu, Khaidir  gitaris band ElKa yang dipercaya menjadi produser album kompilasi ini menuturkan, bahwa ini merupakan salah satu bentuk dukungan para pelaku seni dalam mendukung perjuangan rakyat Paletina.

“Semua kawan-kawan yang tergabung dalam album kompilasi ini mempunyai satu pemahaman yang sama bahwa ini adalah bentuk solidaritas terhadap tragedi yang terjadi di Palestina,” tuturnya. Alasan utama album ini diberi judul We Are All Palestinians, menurut Khaidir, untuk menunjukkan bahwa tidak ada perbedaan antara kita yang di Indonesia dengan mereka yang ada di Palestina. “Awalnya album ini akan diberi judul Message from  Palestine, tapi hal ini seakan-akan menunjukkan bahwa kita sedang ada di Palestina, akhirnya kita rubah menjadi We Are All Palestinians”, katanya menambahkan.

Sementara itu, Sayuti Asyathri dalam sambutannya mengatakan sangat mengapresiasi album yang akan dirilis ini. Menurutnya, pada dasarnya, masalah yang terjadi di Palestina adalah masalah bangsa Indonesia juga. “Sekarang ini, seakan-akan dibentuk paradigma bahwa untuk apa mengurus Negara orang lain, masalah di negeri sendiri saja tidak pernah selesai. Ini adalah paradigma yang salah. Masalah Palestina merupakan masalah kita juga,” ungkapnya.(VOP)

Tags: ,

Leave a Reply

WordPress spam blocked by CleanTalk.