solidaritas-nigeria

Voice Of Palestina (VOP) pada hari Jumat (1/8) mendatangi kantor Kedutaan Besar Nigeria di wilayah Kuningan Jakarta. Massa aksi membawa karangan bunga sebagai ucapan belasungkawa atas terbunuhnya 33 demonstran Pro-Palestina di hari Al-Quds Internasional pada tanggal 25 Juli 2014 minggu lalu. Seperti diberitakan, 33 demonstran dinyatakan tewas setelah militer negara itu menembaki mereka.

Sebelum karangan bunga diterima perwakilan Kedubes Nigeria, sejumlah anggota VOP sempat berorasi di depan kantor itu. Salah satu orator, Mohammad Hatem mengutuk militer dan Presiden Nigeria Goodluck Jonathan yang dianggap telah bersekutu dengan Israel dan bertanggung jawab atas terbunuhnya para pendemo Pro-Palestina di Nigeria.

“Aksi ini dilatar belakangi keprihatinan VOP Indonesia atas kebengisan militer Nigeria yang telah melakukan pembantaian terhadap para pendemo Pro-Palestina,” tegas Hatem.

Apa yang terjadi di Nigeria, menurut Hatem mengindikasikan bahwa militer dan pemerintah Nigeria berpihak pada Israel.

Aksi demo berakhir setelah karangan bunga belasungkawa dari VOP diterima oleh utusan Kedubes Nigeria.

Menentang Pro-Palestina

Aksi yang sama sebelumnya (28/7) juga dilakukan oleh Islamic Human Right Commission (IHRC) di London yang juga mengutuk kekejaman militer dan pemerintah Nigeria terhadap para pendemo Pro-Palestina di Hari Al-Quds di Nigeria.

Selama ini Hari Al-Quds, sebagai hari pembebasan Palestina dan bukti aksi dukungan terhadap Palestina melawan Israel juga terus mendapat perlawanan dari mereka yang pro-Israel. (http://www.youtube.com/watch?v=nZ7Jd5H8N1w).

Seperti yang terjadi di Jerman, sekitar 700 orang pro-Israel berdemo di Ibukota Jerman, Berlin sebagai bentuk perlawanan terhadap peringatan Hari Al-Quds yang dilaksanakan tepat pada Jumat terakhir bulan Ramadhan (25/7) lalu.(http://www.demotix.com/news/5366763/israeli-ambassador-pro-israeli-rally-al-quds-day-march-berlin#media-5364980).

Begitu juga yang terjadi di Toronto, Kanada. Peringatan Hari Al-Quds sebagai bentuk dukungan terhadap Palestina mendapat aksi tandingan dari massa pro-Israel dari Ormas bernama Jewish Defence Leageu (JDL). (http://www.cjnews.com/node/128350).

Lalu bagaimana dengan mereka yang menentang Hari Al-Quds di Indonesia? Apakah mereka juga pro-Israel seperti yang terjadi di Kanada dan Jerman?

Terlepas dari itu, satu hal yang pasti, peringatan Hari Al-Quds Internasional selama ini telah membuat Israel dan sekutunya gusar, hingga harus menutup teriakan dukungan para pelaku aksi solidaritas untuk Palestina seperti yang terjadi di Nigeria dengan peluru.

Bentuk kekejaman pemerintah Nigeria terhadap para demonstran pro-Palestina, sama seperti kekejian yang Israel lakukan terhadap rakyat Palestina sendiri itulah yang melatarbelakangi aksi demo VOP ke Kedubes Nigeria di Jakarta kali ini.

Tags:

Leave a Reply

WordPress spam blocked by CleanTalk.